Selasa, 11 Jun 2013

Tunggu

Tiba melewati satu struktur ciptaan manusia
Yang suda diketahui penghuninya sejenis
Maka Nampak kelibat mereka
Berlari, berterbangan membawa haluan
Kiri kanan depan atas bawah

Aku lalu
Destinasi berpuluh langkah di hadapan
Namun mata tumpuannya bumi
Aku tipu
Sekilas mata ku pandang atas
Tepi
Kiri
Aku mencari satu susuk yang aku tahu benar
Dia

Aku Nampak dia!
Eh! Bukan dia!
Itu dia!! Kiri kiri
Bukan, itu makhluk lain
Pandang hadapan, jauh
Itu mungkin dia!
Tak, dia berbeza aku tahu
Tapi, yang di sebelah mu
Yang melintasi bahu jalan
Yang berjalan laju
Ah! Kenapa semua dia?
Kenapa kau ada di mana-mana
Tapi kenapa kau tak pernah aku nampak?
Mana kau??
Mana?

Aku dongak lagi
Dongak supaya jangan dia jatuh
Jangan bergenang sekali pun

Aku kuat
Selagi ada bintang
Aku tahu dia di sisi ku
Selalu
Mana kau? Keluar
Aku tunggu..

Jumaat, 3 Mei 2013

A Good Plan

Ridzwan and I had this very weird and cheesy conversation
I told him that I wanted to continue my study.. In Australia
He said he wanted to tag along
It sounded like a good plan when he said..

"We should get married and make babies. Make 11 of them and when they turn five, we'll send them back to Malaysia to live with their Granny in Ampang."
Then I said..

"Cannot send them to Granny in Ampang because that Granny (My Mum) had already told me that when I have my own children, she wouldn't want to look after my children. Even her own children pun orang lain yang babysit."

"Don't worry then, Granny kat Kedah kan ada. Why don't we just send them there? Sana ada banyak tahfiz. You want to send your children to study at tahfiz kan? Till then, we just send money to them and continue making babies."

I was like.. LOL
It sounded like a good plan! Haha

Thanks Ridzwan
My bro, my bff
You are my lifesaver
Tahu bila masa untuk dia ceriakan aku
Lu memang best, my bro :)

At least hari tu aku ketawa terbahak-bahak. Aku duduk Australia tapi anak-anak sekolah tahfiz kat Kedah?? Tinggi angan-angan tapi tak mustahil kan :)

Writing

To actually calm myself and to actually smile when people are looking
I found them very difficult to be done
What makes me calm, what makes me smile with all my heart?
When I'm writing

I express myself better through writing
Even though I seldom write in English (I should write more English materials)
But when I write in English, I felt it easier for my emotion to flow out from my chest
But when I write in Malay
I got stuck.. Just stuck

I should decide now
What makes me comfortable?
Writing in BM or English?
Or both?
Or just stop writing???

Writing expresses me, my thoughts, my opinions, my ideas, myself, my feelings
I cannot afford to lose this ability

Feeling Emo

Hari ni, aku jadi emo
Emo kuat
Aku ingat dia
Kenangan kami
Memori dalam bentuk gambar
Hadiah yang dia bagi

Aku macam lost
Aku mengaku aku kuat
Tapi kenapa aku rasa lemah?
Aku kata aku redha
Tapi kenapa aku minta Tuhan putarkan balik masa?

Teringat dengan rindu tak sama
Yang mana agaknya yang dekat dengan aku?
Aku tak tahu dan tak nak tahu
Biar masa je yang ubat segalanya

Aku kena paksa diri
Jangan menangis untuk orang yang tak sudi
Aku yang salah
Jadi salah ni aku kena bawa sampai mati

Khamis, 2 Mei 2013

the saddest birthday

no text messages
no calls
no presents
no cake
no celebration
no company
no wishes

just me, and my broken heart

i felt so lonely
that was the saddest birthday ever
i became emotionally disturbed
and ended up crying so hard

i hate my birthday this year
because i was alone
and lonely
no mummy and daddy
no bff
no him
no everything

T__T

i guess, nobody cares about me no more

Iron Lady

Hari aku nampak dia
Aku lari kuat-kuat
Sampai tak cukup tanah yang dipijak
Hati kata jangan tengok
Tapi mata masih mencari sang kelibat
Haish, mata dengan hati ni selalu tak geng tau

Aku senyum, gelak
Tapi dalam hati ni rasa sebak sangat

Aku tahu dia benci aku
Tapi aku tak benci dia

Aku lebih dari redha
Mungkin tuhan nak bagi aku jadi lagi kuat
Aku kan iron lady
:)

Khamis, 25 April 2013

I just don't want to care
Am I changed?
I don't know
What I know is
We are no longer who we are
And for the first time
I'm not afraid

I saw that picture in your phone... If you know what I mean
:)




Rabu, 27 Mac 2013

Inspired

I wonder..

Can this blog inspires someone?

Like how I was inspired by a wonderful poet

Who shares his artwork through his blogs??

I'm not up to that level yet 

One day, perhaps

One little girl or boy happens to read this weird blog

And finds it interesting

Inspiration for them, they calling it

Inspires to write their own blog

I call this my own place

Cos I seldom talk bout myself to people

I talk to my wall, pillow, Bin Bin Tang Tang

But not to human beings

Hope you will be inspired too

Maybe?

unknown

I took 30 minutes to only type..

I MISS YOU

but I deleted them because I know I cannot say those words to him cos he belongs to someone else

I can only smile even though he knows this is such a damn fucking fake smile

Stop this! Stop playing with your own heart. 

You are wonderful. Treat yourself better Qaqa!!! I am begging you


:)

My Ideal Type of Guy (who does not even exist in this real world cos he lives in the world of Qaqa's Imagination only)

*athletic
I love love love love love love love love love love athletes!! David Beckham, Amirulhadi Zainal, Lee Chong Wei, Lee Young Dae!! I just love them so much!!!!

*who doesn't own a blog/blogger
Don't like it. Find them less manly? Perhaps

*who likes football and actually plays football
They look sexy *nose bleeding

*who doesn't post weird stuffs on their FB
Hate such status- "Buat bakal isteriku", "Bercinta till jannah", "Kaulah bidadari ku", "Abang cinta ayang sampai mati", "B loves sayang so much"
Hate it so much. Make it private la between you and her. Don't tell the whole word on how much you love her but then you are embarrassed to death to say such words to your parents. Get a life! (hate me kan. so fucking kejam my comment. haha)

*does man's stuff

*smart
I don't like good looking guys. I just simply love smart people >_<

*cool
Hoya from Infinite is so very much cool that I want to marry him!

*sepet!!!!
tak semestinya

*mysterious

*funny

*as sweet as honey

*can talk about almost everything with me
From the current issues happening in the world, to how to fix problems with your computers!

*can speak English
it's a bonus :)

*loves travelling, music, cool stuff
Let's do them together!

*who can guide me through the days and nights

*who can make my family happy and comfortable

*who loves children

*who puts me on top of his priority after his parents and siblings

*who loves me the way I am

*who can wipe my tears

*who can look after me very well
I  am always sick :(

*who can be my good friends

*who can make me cry when I am thinking of him

:)

But still, I'm searching for my Mr. Right.. I know I won't meet him yet.. Till then, I will be one lonely meat who sits in front of the lappy typing such things! Pathetic.. I will smile.. Always. Smile is my biggest confidence, my stunning accessory and my way to continue being fake.. Move like swagger! Yaahuuu >_<v

Help Me Weyh!

I did not notice the black hole
I thought it was nothing
I thought of going there
To comfort myself

I did not notice the fact that the black hole was there
It was always there
These eyes of mine
Were covered for the whole time
I could see, but I could not see

I was trapped
Inside that black hole
Yelling, screaming, shouting
Out loud
But nobody's there
To grab the hands
Make me climb the black hole
And to be able to breath again
Even for the very last time

I'm dying
Help me..
I'm dying
Slowly
Help me..
Before I close my eyes
And become one with the black hole..
Forever

Selasa, 26 Mac 2013

Kau Jaga Dia

It's a relief to know that he is safe 
Someone is looking after him really well
I pray for them
For their lives
And their happiness
I'll be watching
Please be happy
Cause when you are happy
I can force myself to at least smile

Kau jaga dia
Baik-baik

Selasa, 5 Mac 2013

Just Nothing

Tuhan,

Kalau dia bukan untukku.. Kau carikan lah yang terbaik buatnya.. Gembirakan hati dia lebih dari ketika dia bersamaku. Jagalah dia dan mereka yang berada di sekelilingnya. Aku redha jika ini kesudahan cerita kami.. Kau lebih mengetahui.. Kau berikanlah aku kekuatan untuk menempuhi hari-hari tanpanya. Aku yakin Kau akan bersamaku, tiap hari tiap masa dan tiap ketika..

Amin.. Ya rabbalalamin

Selera, Hati, Mata

Dah 4 hari aku tak makan nasik.. Ainon si classmate tegur cakap pipi dah kurus. Senyum dari telinga kanan ke telinga kiri bila dengar pujian. Ainon tanya apa rahsia? Aku jawab aku tak makan nasik. Ainon tanya lagi kenapa tak makan nasik? Aku jawab takde selera..

Betul.. Takde selera. Aku tak tahu mana pergi selera makan aku. Aku cuba cari, tapi dia nyorok diam-diam tak nak kasi aku jumpa dia. Aku panggil dia, tapi dia kunci bibir tak menyahut. Aku cuba pancing dia dengan pergi gerai nasik lemak peberet depan kampus, tapi dia buat dek je. Kuat dia tahan nafsu!

Maybe sebab susah hati, selera tak nak keluar. Dia mogok. Dia tak suka hati susah sendiri. Dia nak teman hati. Sama-sama tanggung apa yang hati rasa. Selera ni baik. Dia tahu kalau dia muncul depan aku, aku tak ingat lagi pasal si hati yang sedang susah dan lara. 

Takpe lah hati, aku dan selera teman kau ya. Biar kita rasa sama-sama susah.. Mata pun nak ikut serta tapi aku tak bagi sebab mata ni tak kuat. Bila hati susah, dia asyik nak keluarkan air mata je. Katanya air mata tak tertahan nak keluar bila hati susah. Aku pun tak nak mata ikut kami. Biar aku, selera dan hati je sama-sama rasa susah. Mata sila senyum bersama bibir.. :-) Itu kerja kau dan bibir. Amanat aku untuk kamu..

Hari ini.. Aku, selera dan hati sama-sama susah dan sedih.. 

Jumaat, 1 Mac 2013

Zzzzzzzzz

Zzzzzzz Zzzzzzz 
Tidur.. Tidur..
Kerja lain takde
Kerja mudah tidur
Tak pening. Tak penat. Tak sakit
Malah nikmat dapat
Aku peduli apa
Biar tak cukup makan
Jangan tak cukup tidur

Zzzzzzz Zzzzzzzz

Just Give Me A Reason

Right from the startYou were a thiefYou stole my heartAnd I your willing victimI let you see the parts of meThat weren't all that prettyAnd with every touch you fixed them
Now you've been talking in your sleep oh ohThings you never say to me oh oh
Tell me that you've had enoughOf our love, our love
Just give me a reasonJust a little bit's enoughJust a second we're not broken just bentAnd we can learn to love again
It's in the starsIt's been written in the scars on our heartsThat we're not broken just bentAnd we can learn to love again

Selasa, 26 Februari 2013

Stargazing

Looking at the summer stars
is our latest game
I like to count them one by one
while Dad gives each a name

He says it so much better
than trying to count sheep
We make the starts our very own
before we fall asleep..

Missing you dad

Jumaat, 22 Februari 2013

Hari Hujan dan Si Mata Cokelat

Hari ni hujan 
Hujan ringan tapi mampu buat baju di ampaian basah 
Dari atas bangunan, aku nampak 
Tompok-tompok kecil 
Pelbagai warna dan bentuk 
Oh, itu semua payung 
Keperluan utama di tanah kedua terlembap 
Di bumi Malaysia 

Aku gagahkan badan 
Aku program kan balik otak 
Aku capai tudung bawal hitam 
Aku galas beg 
Beg dari zaman aku pakai baju biru 
Lama jasa beg ni 
Aku pakai selipar merah 
Agak besar dari kaki 
Konon bagi nampak kaki aku tak kemetot 

Aku berhenti urut kaki 
Sakit bukan main! 
Aku tersepak benda keras 
Siapa suruh lambat bangun 
Kelas pagi, sepatutnya bangun pagi 
Bila lambat, semuanya jadi tak keruan 
Tersepak itu ini 
Itulah 
Sakit dapat, maki pun dapat 

Aku turun tangga 
Laju 
Rasa macam terbang 
Tangan pegang mesin canggih 
Tertulis di situ 
"Jom" 
Si dia sudah menunggu 
Aku harus cepat, tak mahu dia bosan tunggu lama 

Bintik-bintik halus kelihatan di baju 
Alamak! Lupa.. 
Payung patah 
Tak apa, destinasi sudah di depan mata 
Tak luak kalau basah 
Aku pergi dengan tenang 
Sungguh, aku rindu si empunya mata cokelat..

Aku Nak Conteng

Aku rasa nak conteng
Tapi kau tak datang
Aku rasa nak conteng lagi
Aku doa mintak kau datang cepat
Tapi kau tetap tak nak datang
Aku rasa nak conteng
Sikit pun jadilah
Aku nak menconteng
Kau tak kesian kat aku?
Aku cuma nak conteng
Datanglah
Aku minta kau datang bantu aku
Hanya nak menconteng
Bukan nak merosakkan

Idea.. Aku perlu kau jika nak terus menulis

Semuanya Atas Sebab Bukan

Aku nangis
Aku rasa seperti dicekik
Ketat! Tak boleh bernafas

Aku tanya dalam hati
Muka bawah bantal
Kenapa aku yang kena
Bukan orang lain yang aku nampak hidupnya
Macam zero problema

Aku cuba diam
Aku tarik nafas dalam-dalam
Aku urut dada
Sakit. Tapi aku diam lagi
Aku buat-buat kuat

Aku tahu
Aku di sini sebab
Aku yang pilih untuk berada di sini
Aku tak pilih berada di sana
Kenapa nak rasa seksa
Ini yang aku mahu

Aku tunduk malu
Malu pada penciptaku
Memang Maha Hebat Kuasa Nya
Baru tadi aku bingung
Dia bagi aku ilham
Buat aku kuat semula

Ya, Atiqa
Kau bukan di sana
Tapi di sini
Ini yang kau nak
Semuanya atas sebab bukan?

Aku Datang Ambil Kau Di Sana

Malam ni aku nampak bintang
Banyak sangat
Yang paling terang
Aku anggap dia yang paling dekat
Aku nak capai
Tapi aku tak tinggi
Aku nak terbang
Tapi aku takut aku lupa diri
Lupa yang kaki haknya di bawah
Di atas bumi
Bintang.. Kau tunggu aku..
Kalau aku boleh naik
Aku sapa kau
Aku belai kau
Aku simpan kau dalam kocek
Aku bawa kau duduk tempat aku

Aku tergelak sinis
Aku nampak kau
Kau ada
Tapi kita asing

Aku harap aku bulan
Boleh selalu bersama kau
Kata orang.. Kalau kau bintang
Aku lah bulannya

Mustahil. Aku tahu
Aku pasti
Kau nun atas di sana
Aku dalam di sini
Tunggulah kau
Aku datang ambil kau di sana

Aku Rindu


Aku rindu..
Bila dia senyum malu tengok aku
Aku rindu..
Bila mata cokelat dia pandang aku.. Redup
Aku rindu..
Bila dia ketawa besar bila aku jadi cemerkap
Aku rindu..
Bila dia duduk sebelah aku.. Hangat
Aku rindu..
Bila dia diam dengar celoteh aku.. Dia dengar dengan senyum
Aku rindu..
Bila kaki bawa kami jalan entah ke mana.. Tapi dia setia di sisi
Aku rindu..
Bila aku nangis.. Dia turut sama pendam rasa
Aku rindu..
Makan dengan dia.. Walau hanya maggie.. Depan rumah sewa
Aku rindu..
Bila dia sanggup datang.. Dengan peluh lepas main futsal.. Untuk teman aku
Aku rindu..
Borak berjam-jam.. Borak tanpa tajuk.. Cuma borak kosong
Aku rindu..
Bila dia sakat aku.. Aku marah.. Aku buat muka.. Dia hanya gelak dan cuit hidung aku
Aku rindu..
Bila dia datang dari jauh.. Tapi tak banyak yang aku mampu buat untuk dia
Aku rindu..
Bila dia layan aku seolah-olah tiada esok
Aku rindu..
Bila dia jauh.. Aku nak dia ada dekat

Tapi..
Bila dia dekat sangat
Aku rasa makin jauh
Semua tak macam dulu
Mata cokelat tu.. Dah tak pandang aku macam dulu
Senyum tu.. Dah tak macam dulu..
Ketawa tu.. Tak jauh dari bunyi ketawa yang dulu
Layanan dia.. Aku tertanya..
Aku orang asing ke?
Tapi aku tetap senyum
Sebab aku rindu dia
Hanya tuhan saja yang tahu
Betapa sayang dan rindunya aku
Aku senyum.. Tapi hati aku sedih..
Aku harap dia tetap dia.. Yang dulu

Aku rindu.. Sangat rindu..

Khamis, 21 Februari 2013

Protocol Crew atau DJ?

Bangun tidur malam
Jam sembilan
Aku mamai tapi aku tahu
Rancangan member-member serumah
Ada interview
Untuk Hari Terbuka Kolej
"Protocol Crew" kata Asma
Pheww
Aku kan budak pasif
Sepasif hamster, dalam bekas lutsinar
Mana nak ikut serta aktiviti-aktiviti kolej
Aku rela beli tiket bas
Hanya RM7.00
Naik bas berhawa dingin
Turun Puduraya, naik LRT
Sampai Ampang, senang hati
Balik lepas rindu pada semua

Buka mata terus cakap
"Nak ikut"
Budak-budak rumah pelik tambah heran
"Eyqa mamai kot"
"Taklah, memang orang nak pergi"
Dengan suara husky aku menjawab
Siap-siap ala kadar
Basuh muka
Pakai cardigan coklat
Panjang langkah aku ikut budak-budak rumah

Lepas berjalan 3 minit
Sampai dewan besar warna warni
Wah, ramai orang datang interview
Banyak rupanya crew yang diperlukan
Untuk tujuan dan fungsi yang berbeza
Bukan hanya aku dan geng-geng 3-3-6

Bila dipanggil interview
Nama diperkenalkan
"Jujur, sepanjang usia 6 semester di UPSI
Tak pernah sekali saya terlibat dengan protocol crew"
Senyum kambing si budak penginterview

Tapi
Bukan protocol crew yang aku dapat
Tapi kerja DJ yang diberi 
"Akak boleh jadi our English DJ?"
Urut dada aku
Dik, akak ni busy
Dengan micro, macro teaching
Research dan paper works sana sini
Kau nak akak jadi DJ??
Tapi bukan dengan perkataan aku jawab
Tapi dengan senyuman
Walau hati jerit-jerit, kaki hentak-hentak
Aku masih senyum, seikhlas boleh

Aku pasrah
Hanya nama di memo yang jadi juri
Protocol Crew.. Atau DJ
Aku harap dua-dua pun tak dapat